Yogyakarta. Kota budaya, kota pelajar, dan tempat pulang bagi jutaan kenangan. Namun, di balik denyut nadi istimewanya, kota ini berdiri di atas sebuah kenyataan alam yang tak kasat mata: sebuah jalur patahan yang terus bernapas.
Scroll
Kembali
Namanya Sesar Opak. Ia membentang membelah daratan dari utara hingga ke pesisir selatan Yogyakarta, memotong tepat di jantung Kabupaten Bantul. Ia bukanlah sekadar garis di atas peta geologi, melainkan salah satu urat nadi aktivitas seismik paling dinamis di wilayah ini.


Geser Sesar
Sesar Opak sendiri merupakan sesar aktif yang bergerak akibat tekanan dari pertemuan lempeng tektonik di selatan Pulau Jawa, pergerakan ini tidak selalu terasa tapi bisa tiba-tiba melepaskan energi besar dalam bentuk gempa.