Yogyakarta, kota budaya, kota pelajar dan tempat pulang bagi jutaan kenangan. Namun di balik keindahannya, Yogyakarta ternyata menyimpan satu fakta yang jarang disadari.
Yogyakarta berdiri di atas sesar aktif yang membentang dari wilayah utara hingga selatan Yogyakarta, melintasi Kabupaten Bantul. Namanya adalah Sesar Opak. Panjang sesar ini sekitar 45 KM yang melewati Kecamatan Kretek, Kecamatan Pundong, Kecamatan Jetis, Kecamatan Pleret, Kecamatan Banguntapan, Kecamatan Piyungan, Kecamatan Berbah, Kecamatan Kalasan dan Kecamatan Prambanan.


Sesar Opak ini termasuk jenis sesar geser atau strike slip fault yang bergerak secara horizontal atau mendatar, sejajar dengan arah patahan. Sesar ini akan bergejolak apabila pertemuan sesar tersebut bergerak bergesekan. Pergerakan sesar relatif mendatar pada bidang yang tegak atau 90 derajat.